Tampilkan postingan dengan label E-Business. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E-Business. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juni 2013

Perbedaan TaiwanMoney Card dengan MasterCard PayPass

TaiwanMoney Card
TaiwanMoney Card adalah kartu yang menggunakan teknologi smartcard, dimana ini adalah gabungan dari kartu kredit dan dompet elektronik yang berstandard EMV (Europay Mastercard Visa). Kartu ini memungkinkan pembayaran secara contactless untuk pembayaran keperluan seperti berbelanja, transportasi dan lain-lain, pengembangan teknologi ini awalnya dimulai pada tahun 2003 yang dipimpin oleh acer dan pengujian teknologi ini dimulai pada tahun 2005. Kartu ini digunakan di tujuh kota yang ada di Taiwan.
Contoh Gambar TaiwanMoney Card:




MasterCard PayPass
MasterCard PayPass adalah merupakan kartu khusus untuk digunakan oleh user melakukan kegiatan pembelian atau transaksi tanpa harus melakukan proses menggesekkan kartu kemesin pembaca dan memberikan tanda tangan untuk menggunakannya, hal ini akan membantu user agar lebih mudah menggunakannya dan lebih cepat. Dan MasterCard PayPass menyediakan pemegang kartu dengan cara sederhana untuk membayar dengan menekan kartu pembayaran atau perangkat pembayaran lainnya, seperti telepon atau fob kunci, di titik-pembaca terminal penjualan daripada menggesekkan atau menyisipkan kartu.
Contoh Gambar MasterCard PayPass:




Menurut saya perbedaan antara TaiwanMoney Card dengan MasterCard PayPass tidaklah berbeda jauh. Dengan fungsi yang tidak jauh berbeda tersebut perbedaannya adalah dimana tingkat penerimaan masyarakat Taiwan yang lebih memilih untuk menggunakan TaiwanMoney Card sebab, hal ini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat Taiwan itu sendiri dimana mereka bisa menggunakan sebuah teknologi yang canggih dan dengan nama Negara mereka sendiri yaitu TaiwanMoney Card. Dan sedangkan MasterCard PayPass ini dapat digunakan disetiap Negara dan otomatis bagi masyarakat Negara lain sudah familiar dengan mastercard dan sudah bukan hal yang “wah” lagi untuk masyarakat luar. Dan dengan adanya produk atau teknologi yang bernama TaiwanMoney Card otomatis masyarakat Taiwan lebih memilih TaiwanMoney Card, sebab di Negara lain tidak menggunakan TaiwanMoney Card dan hal tersebut bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Taiwan padahal fungsi atau kegunaan dari kedua kartu tersebut tidak berbeda jauh.

Kamis, 20 Juni 2013

PEMBAYARAN MENGGUNAKAN KARTU

Sebutkan dan Jelaskan Tiga Tipe Pembayaran Dengan Menggunakan Kartu beserta Contoh masing-masing 1 buah!

Credit Card
Yaitu kartu yang diterbitkan oleh satu bank yang bekerjasama dengan organisasi atau lembaga keuangan internasional seperti visa dan mastercard dan otomatis bisa digunakan diluar negeri. Kartu kredit ini bisa dipakai untuk berbelanja ditoko maupun secara online dan setiap akhir bulan akan dikirimkan tagihan sesuai dengan jumlah pemakaian kartu kredit tersebut. Pengguna juga bisa membayar tagihan secara bertahap namun akan dikenakan bunga, jika membayar terlambat maka akan dikenakan denda keterlambatan (late Charge), namun bila pembayaran belum full kartu kredit ini masih tetap bisa digunakan dan jika dibayar penuh maka pengguna tidak akan dikenakan bunga. Jika kita ingin membuat kartu kredit ini bisa langsung ke Bank penerbit kartu kredit dengan melampirkan KTP dan surat keterangan penghasilan, jika disetujui maka pihak bank akan memberikan kartu dengan limit kredit tertentu, biasanya ketentuan limitnya diberikan kepada setiap pengguna sesuai dengan jenis kartu mereka yakni seperti Gold, Regular dan Clasic.
Contoh Credit Card:


Charge Card
Charge Card ini hampir mirip dengan credit card yakni ada beberapa kesamaan seperti ketentuan dalam pembuatannya yang harus memenuhi syarat, cara penggunaan, penagihan dan penundaan pembayarannya. Namun ada beberapa perbedaan yakni Charge Card tidak menerapkan sistem bunga, dan hanya biaya keterlambatan membayar, dimana kartu kredit menggunakan sistem bunga. Pada charge card ini hanya mengenal istilah “Full Payment” dalam tagihannya. Seperti dengan kartu kredit kita diperbolehkan membayar secara tidak penuh, namun konsekuensinya adalah harus membayar biaya keterlambatan. Tetapi jika tidak membayar secara penuh maka charge card ini tidak bisa digunakan atau diblokir oleh pihak bank hingga pengguna melunasi tunggakan tersebut, berbeda dengan kartu kredit jika tidak dibayar penuh namun kartu kredit masih tetap bisa digunakan. Kartu charge tidak menentukan limit yang pasti. Namun, bukan berarti kita dapat pinjamanan yang tak terbatas. Tidak mengherankan jika pemilik Charge Card ini, meskipun tergolong pengguna baru tetap bisa menggunakannya hingga ratusan juta. Hal ini berbeda dengan kartu kredit yang menetapkan limit tertentu, tergantung jenis kartunya. Akan tetapi, bukan berarti kita mendapat dana yang tak terbatas, karena bank akan tetap memperhitungkan kemampuan membayar kita. Selain itu, bank tidak takut untuk memberikan fasilitas ini karena jika kita tidak bisa melakukan pembayar tagihan secara penuh, maka Charge Card tidak bisa digunakan atau diblokir. Mungkin, bagi sebagian orang ada yang berpikir untuk menggunakan kartu ini sebanyak mungkin lalu kabur saat tagihan datang. Namun hal tersebut tidak akan gampang karena syarat dan ketentuan untuk mendapatkan kartu charge tidak semudah yang dikira.
Contoh Charge Card:


Debit Card
Yaitu pada saat kita menabung di Bank, maka bank akan mengeluarkan kartu ATM dan sekaligus sebagai kartu debit. Dan bila kita berbelanja dengan kartu debit maka secara otomatis jumlah dari saldo tabungan kita akan berkurang sesuai dengan jumlah total belanjaan kita bila total saldo kita dibank tidak mencukupi maka kita tidak bisa menggunakannya.  Dan kartu debit ini hanya berlaku dalam negeri. Tidak seperti kartu kredit, yang membebankan biaya lebih tinggi dan tingkat bunga ketika uang muka diperoleh, kartu debit dapat digunakan untuk mendapatkan uang tunai dari ATM atau transaksi berbasis PIN tanpa tambahan biaya, Di banyak negara, penggunaan kartu debit telah menjadi begitu luas karena dapat menggantikan pembayaran melalui cek ataupun uang tunai. Tidak seperti kartu kredit dan kartu bayar, pembayaran menggunakan kartu debit langsung ditransfer dari rekening bank pemegang kartu, bukan mereka membayar kembali uang tersebut di kemudian hari.
Contoh Debit Card:


Selasa, 04 Juni 2013

Mobile Commerce Benefits

Mobile Commerce Benefits
1.      Ubiquity
Adalah dimana setiap Ponsel atau PDA para pengguna baik itu pengecer, konsumen dan lain sebagainya dapat mengakses aplikasi M-Commerce secara real time dan dimanapun mereka berada, yang mereka perlukan adalah koneksi internet diponsel mereka, dengan jaringan internet tersebut mereka bisa melakukan transaksi bisnis dimanapun mereka berada dengan mudah dan cepat. Contohnya misalnya ingin melakukan transfer uang, dengan m-commerce kita bisa melakukan transaksi transfer uang dimana saja dan kapan saja.

2.      Convenience
Dengan perangkat praktis melalui M-Commerce, kenyamanan sangatlah terjamin, sebab dimanapun kita berada jika ingin belanja maka hanya dengan beberapa klik pada perangkat mobile kita, tidak hanya berbelanja namun bisa juga melakukan transaksi perbankan dan mendownload file yang kita inginkan. Dengan M-Commerce ini jelas akan lebih mempermudah para penggunanya. Dan tentunya akan lebih menghemat biaya. Contohnya misalkan pengguna tersebut sedang tidak berada di kantor atau berada diluar kota, jika ada transaksi seperti mentransfer uang pembayaran maka ia tidak perlu harus kembali kekantor, dan hanya perlu melakukan transaksi melalui PDA mereka.

3.      Interactivity
Yaitu adanya interaksi antara penjual ataupun pembeli, sebab dengan adanya interaksi maka seorang penjual akan mengetahui barang atau benda apa sajakah yang diinginkan oleh pembeli tersebut. Contoh misalnya pada saat pembeli melakukan pendaftaran dan mengisikan data pribadi seperti hobi atau kesukaan mereka, dengan begitu hobi atau kesukaan pembeli tersebut penjual akan mendapatkan data atau informasi agar mereka bisa menawarkan barang yang sesuai dengan keinginan atau kesukaan pembeli.

4.      Personalization
Adalah dimana setiap perangkat bersifat pribadi atau lebih personal, dimana para pengguna akan mendapat informasi yang lebih bersifat personal. Contohnya seperti pada bank yaitu seperti melakukan pengecekan saldo atau melakukan transaksi dan lain sebagainya.

5.      Localization
Dimana dengan letak para pengguna yang berada diberbagai posisi M-Commerce mampu melokalisasi pengguna mereka, pada akhirnya hal ini memungkinkan untuk para perusahaan untuk menawarkan berbagai variasi tergantung pada lokasi dan layanan seperti perjalanan, hotel dan lain sebagainya. Contonya seperti google map atau google earth dimana kita bisa melihat posisi kita berada dan ada tempat umum apa saja yang berada didekat posisi kita berada saat ini seperti hotel terdekat atau rumah sakit terdekat.

Ø  Untuk menggunakan M-Commerce, saya mendapatkan ide yaitu membuat kampus kita dalam bentuk mobile yakni kita bisa melakukan registrasi melalui mobile, kemudian menyediakan informasi-informasi terkini, jadwal kuliah, jadwal ujian, pengumuman nilai, serta perkuliahan secara online melalui mobile, perkuliahan online ini agar dimana pada saat dosen berhalangan untuk hadir, atau berada diluar kota dengan mobile ia akan tetap bisa mengajar tanpa harus hadir dikelas.






Rabu, 17 April 2013

WEB ADVERTISING


Iklan melalui website, iklan secara online saat ini bertumbuh dengan luar biasa sangat cepat, orang-orang saat ini lebih senang menghabiskan waktu mereka untuk mencari informasi melalui website.  Dengan hal tersebut perusahaan berusaha untuk menggunakan iklan secara online agar produk mereka lebih mengglobal, sebab dengan internet siapa saja bisa membuka atau mengakses website kita.
Promosi online yang interaktif :
1.    Tampilan Iklan, agar pengunjung tertarik atau betah untuk berlama-lama di website kita, kita harus merancang tampilan iklan semenarik mungkin sehingga orang tertarik untuk berkunjung ke website kita. Tampilan iklan membuat konsumen mengakui keberadaan dan ketersediaan produk atau layanan yang kita tawarkan. Tampilan iklan telah terbukti cukup efektif dalam mempromosikan sebuah produk , dan pada umumnya tampilan iklan tidak diharuskan berisi gambar, audio atau video, tetapi digunakan untuk membuat iklan yang jauh lebih efektif. Oleh sebab itu tampilan sebuah iklan sangat mempengaruhi banyak atau tidaknya pengunjung yang datang kewebsite kita.
2.      Click (click-through or ad click)
Yaitu pada saat kita mengklik sebuah iklan kemudian kita akan dibawa masuk ke sebuah halaman baru yaitu website dari pembuat iklan tersebut dan didalam tersebut kita dapat melihat barang / jasa apa saja yang ditawarkan oleh website tersebut.
3.      CPM (Cost per Thousand Impressions)
CPM atau yang biasa disebut CPI ini adalah istilah yang digunakan dalam iklan online dan pemasaran yang berhubungan dengan website, namun CPI ini iklannya hamper sama dengan yang ditawarkan pada televise ataupun media cetak, yang menjual iklan berdasarkan estimasi pemirsa atau pembaca. Hal ini mengacu pada biaya pemasaran internet  dimana pemasang iklan harus membayar untuk setiap kali iklan ditampilkan, jika penayang situs web biayanya $2, yang berarti pemasang iklan harus membayar $2 untuk setiap 1000 kali tayang iklannya. Biasanya iklan ini digunakan untuk menilai keefektivitasan biaya dan profitabilitas iklan online.
4.      Conversion Rate(% Purchase)
Disini maksudnya adalah persentase pengunjung dalam sebuah website yang memiliki sebuah keinginan atau kemauan untuk melakukan sebuah kegiatan seperti membeli produk yang kita tawarkan ataupun hanya sekedar mengklik iklan kita tersebut.
5.      Click-through rate (or ratio, % exposed)
Yakni persentase pengunjung yang dihitung dari berapa pengunjung yang melihat atau mengklik iklan kita.
6.      Click-through ratio (Banner Success)
Yakni persentase klik iklan atau banner di website yang banyak atau tidak dan dihitung berdasarkan jumlah berapa kali halaman iklan atau banner tersebut ditampilkan dari sini kita bisa melihat apakah iklan yang kita buat sukses atau tidak.
7.      Hits, Visits, Unique Visits, Stickiness
a.       Hits
Adalah seperti mengukur seberapa banyak file yang dieksekusi.  Misalnya pada sebuah website memiliki 5 file, maka disetiap kali pengunjung mengakses halaman tersebut aka nada 5 file yang diakses dan dihitung sebagai 5 hits. Semakin banyak file yang diakses di website tersebut maka semakin banyak pula hitsnya. Hits ini akan menjadi sangat penting ketika ingin dilakukan evaluasi teknis performa sebuah website.  Jika hitsnya banyak maka akan membutukan waktu yang lama untuk menjalankan atau mengakses website tersebut.
b.      Visits
Disini adalah banyaknya jumlah pengunjung atau kunjungan yang dilakukan oleh para pengunjung pada sebuah website.
c.       Unique Visits
Yang biasa juga disingkat sebagai UV adalah sebuah istilah yang digunakan untuk berapa banyak pengunjung pada sebuah website yang menggunakan IP yang berbeda. Pengunjung yang menggunakan IP yang berbeda pada saat masuk ke website maka dihitung sebagai satu visitor, begitu juga sebaliknya jika pengunjung menggunakan IP yang sama dan melakukan akses berkali-kali maka akan tetap saja dihitung sebagai satu visitor.
d.      Stickiness
Maksudnya adalah ketika kita memasang iklan baru dalam suatu thread, maka thread tersebut akan menjadi urutan pertama  dalam suatu browse, ketika ada iklan baru atau postingan baru maka thread yang baru ini akan menggeser thread yang lama, jika menggunakan stickiness  thread yang lama tidak akan tergeser oleh thread yang baru sehingga posisi dari thread yang lama akan selalu berada pada bagian teratas.

Selasa, 09 April 2013

Perbandingan Jobstreet.com dengan JobsDB.com


Perbandingan Jobstreet dengan JobsDB
Perkembangan teknologi pada saat ini sangat berkembang dengan pesat, jika dulu perusahaan ingin menyampaikan pengumuman lowongan pekerjaan melalui surat kabar atau Koran, dan dengan perkembangan teknologi saat ini perusahaan sudah banyak yang memberikan informasi lowongan mereka melalui dunia maya atau yang biasa disebut sebagai internet. Seperti situs-situs yang memberikan informasi mengenai lowongan pekerjaan juga sudah meningkat pesat sehingga tidak heran lagi jika kita menemukan situs-situs lowongan pekerjaan lebih dari satu. Dan pada kesempatan ini saya akan membandingkan dua situs lowongan pekerjaan yang mungkin tidak asing lagi bagi kita yaitu jobstreet.com dengan jobsdb.com.
Berikut perbedaan antara situs jobstreet.com dengan jobsdb.com:
1.      Jobstreet.com
Berikut tampilan dari situs tersebut:



2.      Jobsdb.com
Berikut tampilan dari situs tersebut:



   
Perbandingan antara kedua situs global penyedia informasi lowongan pekerjaan ini selain menyediakan informasi lowongan pekerjaan dindonesia, ada juga hal yang tak kalah menariknya adalah pada fasilitas pencarian yang sangat spesifik, seperti nama perusahaan yang ingin kita cari, bidang pekerjaan yang ingin diambil, serta lokasi kerja yang dikelompokkan berdasarkan provinsi bahkan berdasarkan kabupaten. Tampilan dari kedua situs lowongan pekerjaan ini didesain layaknya seperti tampilan pada majalah atau Koran yakni dicantumkannya logo perusahaan serta alamat lengkap perusahaan tersebut.
Dalam Jobsdb daftar pekerjaan dikolom home atau kolom utama lebih ringkas dan enak digunakan dibandingkan dengan Jobstreet tetapi membuat pengguna harus melakukan penjelajakan kembali untuk menemukan spesifikasi pekerjaan yang ditawarkan tersebut, dan lebih mudahnya lagi jika kita berminat untuk mencoba melamar ke perusahaan tersebut kita bisa langgung melamar pekerjaan tersebut dengan melalui layanan quick apply, disini pengguna hanya perlu mengklik resume dan CV yang sudah diupload sebelumnya hal ini lebih mudah dan cepat. Bahkan pengguna bisa menyimpan hingga 10 CV dan surat lamaran yang berbeda.  Dan begitu juga dengan Job Alerts dan pencarian yang disimpan, pengguna bisa membuat hingga 10 Job Alerts yang berbeda. Kemudian dalam hal registrasinya Jobsdb terhitung lebih mudah dan praktis. Di Jobsdb tidak harus mendaftar akun sebab dapat dipilih nonmember berbeda dengan jobstreet yang harus membuat akun dan harus melakukan verifikasi email terlebih dahulu.
Sama dengan JobsDB, Jobstreet juga menawarkan rangkaian lengkap layanan rekrutmen, disini juga menunjukkan bagusnya desain dari situs Jobstreet ini sebab memberikan pilihan display pada jobs looking yaitu bisa ditampilkan lebih detail secara baris maupun secara kolom serta dapat disort berdasarkan tanggal, job, tittle, perusahaan, lokasi, gaji bahkan bisa mencari berdasarkan bagian atau jabatan pekerjaan yang kita inginkan. Namun ada hal yang mungkin akan lebih merepotkan pengguna yaitu jika ingin masuk kedalam akun Jobstreet kita harus melakukan registrasi terlebih dahulu dengan cara mengisi kolom berisi data verifikasi, serta  agar bisa masuk ke profil yang sudah kita buat, kita harus melakukan validasi keemail yang kita gunakan sebagai email pada jobstreet tersebut dan jika sudah divalidasi baru kita bisa melihat lowongan-lowongan pekerjaan yang terletak pada bagian loker jobstreet tersebut. Dan menurut saya perbedaan kedua tampilan dari situs lowongan pekerjaan tersebut tidaklah terlalu banyak berbeda, kedua situs tersebut sama-sama memiliki kelebihannya masing-masing, hanya saja Jobstreet lebih mudah digunakan dan tampilannya lebih menarik dibandingkan Jobsdb dan tergantung oleh pengguna itu sendiri lebih enak atau lebih mudah menggunakan situs yang mana.

Jumat, 05 April 2013

Teknologi dan Infrastruktur E-Business


Teknologi dan Infrastruktur E-Business
Perkembangan Teknologi Informasi saat ini sangatlah meningkat pesat tidak heran lagi jika kita menemukan jaringan internet di kota-kota kecil atau pedesaan, Teknologi informasi muncul sebagai akibat dari semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi serta semakin kerasnya persaingan bisnis, dan meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap barang dan jasa yang ditawarkan, dengan tuntutan seperti ini perusahaan harus bisa mencari trobosan-trobosan baru yaitu dengan memanfaatkan teknologi saat ini, teknologi diharapkan bisa menjadi fasilitator dan interpreter. Dimana pada awal mulanya teknologi informasi digunakan hanya untuk pemrosesan data, dengan semakin berkembangnya teknologi hampir semua aktivitas atau kegiatan perusahaan dilakukan secara otomatisasi atau komputerisasi. Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
          Dengan perkembangan seperti ini perusahaan-perusahaan pun tidak mau kalah saing dengan merekrut para ahli IT dan membentuk sebuah kelompok IT atau yang biasa disebut dengan IT Staff, hal ini dilakukan agar para ahli IT tersebut dapat bekerja sama untuk membangun sistem pada perusahaan tersebut agar tidak kalah saing dengan perusaan pesaingnya.
          Dan pada saat ini saya melakukan penelusuran dan menganalisa mengenai hal atau kriteria apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang IT Staff atau Programmer di  perusahaan Internasional ataupun Nasional. Dan saya menelusuri 2 situs lowongan kerja yang cukup terkenal saat ini yaitu jobsdb.com dan jobstreet.com. dari kedua situs yang saya telusuri, dimana perusahaan banyak yang mencari seorang IT Staff yang dapat bekerja dalam tim dan tahan terhadap tekanan, kemudian yang tidak kalah penting adalah mengenai pendidikan, disini banyak perusahaan yang mencari kriteria pendidikannya minimal S1 Teknik Informatika maupun Sistem Informasi / Ilmu Komputer dengan Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.00 dan juga minimal harus bisa mengoperasikan Operating System Windows Server, Windows 7 dan Windows Xp. Serta mengerti Hardware dan Software. Kemudian kriteria yang dicari adalah pandai atau menguasai programming menggunakan JSP/PHP/ASP serta menguasai VB.NET, Delphi, C#, Visual FoxPro, Java, Oracle SQL. Untuk saat ini, bahasa pemrograman visual dibawah lingkungan Windows seperti Delphi, Visual Basic merupakan bahasa pemrograman favorit para developer untuk mereka yang berkecimpung dalam pemrograman database, penguasaan terhadap SQL dan variannya merupakan nilai tambah. Serta penguasaan bahasa C merupakan keharusan bagi para programmer yang berkutat dengan OS Linux maupun pengembang software yang sifatnya lintas platform.
Kemudian ada juga beberapa perusahaan yang mencari seseorang yang mengerti tentang jaringan komputer seperti LAN, WLAN, dan TCP/IP, serta mengerti cara menangani virus. Kemudian menguasai algoritma pemrograman, mengetahui bilangan biner dan hexadecimal serta pekerja keras. Dan hal yang sangat penting bagi perusahaan tersebut yaitu kandidat harus memiliki pengalaman didalam bidang IT minimal selama 1 tahun.






Jumat, 15 Maret 2013

Overview Of Electronic Commerce


Electronic Commerce secara umum dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan barang atau jasa dengan menggunakan media elektronik. Dan e-commerce juga merupakan bagian dari e-business di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah dan lain-lain, dan pada intinya e-commerce adalah kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen sebagai pembeli, manufaktur sebagai penjual, service providers dan pedagang perantara atau juga biasa disebut orang ketiga dengan menggunakan jaringan internet, serta menggabungkan sistem informasi bisnis tradisional dengan jangkauan yang luas dari website.

Perbedaan antara Pure E-Commerce dan Partial E-Commerce.
Pure E-Commerce semua dimensinya adalah digital dan tidak ada dimensi fisiknya sama sekali.
Sedangkan pada Partial E-Commerce merupakan campuran dari dimensi fisik dan digital.

Berikut beberapa jenis bisnis:
·         Brick And Mortar Business,
Adalah bisnis yang beroperasi dengan sarana fisik atau langsung bertemu atau berinteraksi secara langsung dengan konsumen mereka yang datang ketoko seperti toko baju, toko sepeda, toko elekronik dan lain-lain.

·         Virtual (pure-play) Organizations
adalah bisnis yang dijalankan secara virtual atau online, tanpa adanya sarana fisik.

·         Click and Mortar Business,
Merupakan gabungan antara brick and mortar business dan Virtual Organizations dimana disini juga melalui toko virtual atau yang biasa disebut juga toko online dimana beberapa aktifitas bisnis dapat dilakukan ditoko online seperti memesan secara online maupun memberikan service kepada konsumen serta dapat menjalin kerja sama dengan toko lain atau perusahaan lain dan yang pasti jangkauannya lebih luas dibanding Brick and Mortar Business.

E-Commerce sebagian dilakukan melalui internet namun bisa juga menggunakan jaringan pribadi seperti jaringan area lokal.  Namun ada juga non-internet E-Commerce yang mencakup penggunaan sebuah smartphone yang digunakan oleh seorang sales dan pada saat dilapangan atau disebuah toko yang akan memesan sebuah produk, sisales hanya perlu menginputkan barang atau produk yang dipesan tersebut kedalam smartphonenya tersebut dan data tersebut akan segera diterima oleh kantornya.

E-Market
Adalah segala usaha yang dilakukan untuk melakukan sebuah kegiatan pemasaran suatu produk atau jasa melalui media atau jaringan internet, dimana untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar sehingga para konsumen dapat membandingkan harga barang yang ditawarkan. Pengertian secara umum adalah sebuah system informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas bagi para penjual dan para pembeli atau konsumen untuk saling bertukar informasi tentang harga serta kualitas dari produk atau barang yang ditawarkan, dengan e-market ini keuntungan yang didapat bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan lebih efisien dalam hal waktu, dan bagi penjual, mereka dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga para pelanggan lebih tertarik untuk datang dan akan menjadi lebih banyak.

Support Areas
Peaople : orang yang melakukan kegiatan transaksi.
Public Policy : yaitu seperti kebijakan suatu daerah tertentu mengenai E-Commerce.
Marketing and Advertisement : Yaitu kegiatan pemasaran atau memasang iklan.
Support Services : yaitu layanan yang digunakan untuk melakukan E-Commerce.
Business Partners : yaitu rekan bisnis yang merupakan salah satu faktor pendukung bisnis market itu ada.

Berdasarkan Jenis Transaksinya E-Commerce dibagi menjadi 2 jenis yaitu:
·         Business to Business E-Commerce (B2B)
Dimana ini juga biasa disebut sebagai Enterprise Resources Planning (ERP) atau Supply Chain Management (SCM) dimana transaksi pedagangan melalui internet yang dilakukan oleh dua perusahaan ataupun lebih.
·         Business to Consumer (B2C)
Yaitu sebuah transaksi jual beli melalui media internet antara penjual produk dengan si pembeli atau konsumen (end user).
·         Consumer to Consumer (C2C)
Yaitu dimana seseorang yang menjual barang atau jasa kepada seseorang juga.
·         Consumer to Business (C2B)
Yaitu dimana seseorang yang menjual barang atau jasanya kepada sebuah perusahaan.

Digital Economy
Ekonomi digital mengacu pada ekonomi yang didasarkan pada teknologi digital. Ekonomi digital ini juga kadang-kadang disebut Ekonomi Internet.

Model Bisnis E-Commerce
Menurut Ma’mun Johari (2009) secara  umum terdapat 16 model bisnis  e-commerce, yaitu:
1.      Penjualan online (langsung tanpa melalui perantara). Cth : tokobagus, bhineka, ebay
2.      Sistem tender (reverse auction) elektronik: suatu model dimana seorang pembeli meminta kandidat penjual untuk mengajukan penawaran harga; pemenangnya yang mengajukan harga terendah.
3.      Lelang dengan harga beli “name your own price”: suatu model dimana pembeli menentukan harga yang mampu dibayar dan mengundang para penjual yang dapat menjual dengan harga tersebut.
4.      Affiliate marketing: suatu perjanjian dimana rekanan pemasaran (perusahaan, organisasi, atau bahkan perorangan) mengacu konsumen ke situs Web penjual
5.      Viral marketing: yaitu pemasaran dari “mulut ke mulut” dimana konsumen menganjurkan suatu produk atau jasa perusahaan kepada teman-temannya atau orang lain.
6.      Group purchasing: pembelian dalam skala besar yang memungkinkan sekelompok pembeli mendapatkan potongan harga.
7.      Lelang online. suatu model dimana seorang pembeli meminta kandidat penjual untuk mengajukan penawaran harga; pemenangnya yang mengajukan harga tertinggi.
8.      Personalisasi (kustomisasi) produk atau jasa; menciptakan produk atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli.
9.      Pasar elektronik (e-market) dan exchange.
10.  Integrator rantai pertambahan nilai (value chain integrator).
11.  Penyedia layanan Value Chain Integrator.
12.  Broker informasi (brokerage).
13.  Pertukaran barang (barter).
14.  Keanggotaan (membership).
15.  Fasilitator rantai pasokan (supply chain).
16.  Model bisnis dapat berdiri sendiri atau kombinasi dari beberapa model atau kombinasi dengan model bisnis tradisional

Social and Business Networks
·         Social Network (Jaringan Sosial)
Yakni seperti jejaring social atau website yang menghubungkan orang-orang dengan kepentingan tertentu dengan menyediakan layanan gratis seperti facebook, email dan lain sebagainya.
·         Business oriented networks
Bisnis yang berorientasi jaringan sosial dimana tujuannya adalah untuk memfasilitasi bisnis.

Jumat, 14 Desember 2012

Teknologi Pembayaran Elektronik


Teknologi Pembayaran Elektronik
Transaksi digital semakin terus berkembang. Electronic payment (pembayaran elektronik) menjadi tantangan bagi perusahaan untuk memilih platform pembayaran papar Tedy Djajawinata dari VAIA di acara Startup Asia 2012.
Senada dikatakan Donald Wihardja dari Indomog bahwa manfaat e-payment bisa memudahkan dalam proses transaksi. "Sudah banyak orang melakukan transaksi online melalui e-payment, ada manfaat yang bisa dirasakan," ucapnya.
Meraup keuntungan dari bisnis online bukanlah sesuatu yang tidak mungkin, karena internettidak sekedar trafik. Melihat potensi ke depan, Donald mengatakan bahwa perusahaan bisa mendapatkan profit, salah satunya melalui industri game.
E-Wallet merupakan dompet elektronik yang kini mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh pengguna. E-Wallet ini mendukung penggunanya untuk melakukan transaksi melalui rekening bank.
Sehingga, yang dibayarkan bukanlah berupa uang tunai, tetapi menyerupai pembayaran seperti halnya kartu kredit. Bank yang mendukung sistem E-Wallet ini harus telah mendukung sistem online dalam transaksi yang akan dijalankan oleh pembeli dan penjual.

Transaksi Pembayaran Elektronik adalah pembayaran yang sah secara hukum dan dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

Berikut Bentuk-bentuknya:
·         Kartu Debit
Kartu debit / debit card adalah kartu plastik yang dapat digunakan oleh pemiliknya untuk transaksi secara elektronik merujuk pada akun banknya atau institusi keuangan lainnya. Contoh penggunaan kartu debit ini adalah pada transaksi di ATM atau pada kasir-kasir di toko swalayan yang mendukung pembayaran menggunakan kartu debit. Pada beberapa kasus, kartu didesain khusus untuk pembayaran secara online melalui Internet sehingga tidak ada bentuk kartunya secara fisik. Pembayaran menggunakan kartu debit mengharuskan kita memiliki saldo terlebih dahulu pada akun yang bersangkutan dengan kartu debit kita sehingga kita dapat menggunakan saldo tersebut untuk bertransaksi.

·         Kartu Kredit
Kartu kredit juga sama berupa kartu plastik seperti kartu debit, tetapi sistemnya berupa kredit yaitu penerbit kartu kredit meminjamkan terlebih dahulu uang ke konsumen pada saat transaksi. Konsumen wajib membayar beban kreditnya pada setiap satuan waktu, biasanya setiap bulan.

·            Mobile Banking
Mobile banking adalah transaksi seorang konsumen bank dengan akunnya menggunakan perangkat mobile. Konsumen biasanya bisa melakukan cek saldo, transfer saldo, pembayaran kredit, pembayaran lainnya, atau transaksi bank lainnya melalui perangkat mobile mereka. Biasanya melalui fitur SMS pada perangkat mobile, namun ada juga aplikasi mobile banking yang dapat didownload untuk perangkat-perangkat mobile tertentu.

·            Online/Internet Banking
Online Banking memberikan kemudahan bagi konsumen dalam bertransaksi dengan bank, hampir semua transaksi bank dapat dilakukan menggunakan online banking. Seperti pembayaran, pendaftaran peminjaman, investasi, atau transfer saldo. Online banking menggunakan jaringan Internet dalam bertransaksi.
Pada konsep transaksi, setiap transaksi haruslah dibuatkan keterangan tertulis sebagai bukti seperti kuitansi atau faktur yang biasa disebut bukti transaksi. Untuk transaksi pembayaran elektronik sendiri, sesuai ITE transaksi tersebut harus dituangkan melalui suatu bentuk perjanjian atau kontrak yang juga dilakukan secara elektronik dan sesuai ketentuan Pasal 1 angka 18 UU Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), disebut sebagai kontrak elektronik yakni perjanjian yang dimuat dalam sistem elektronik. Maka bukti transaksi yang dimuat dalam sistem elektronik adalah mengikat para pembuatnya dan pada transaksi menggunakan kartu debit dan kartu kredit, bukti transaksi dapat menggunakan faktur yang dicetak oleh mesin yang digunakan pada saat transaksi dan pada mobile banking dan online banking bukti transaksi dapat menggunakan dokumen elektronik yang ada pada saat transaksi.

·         Micropayment
Micropayment merupakan salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan secara elektronik. Penggunaan micropayment ini dikhususkan pada pembayaran dengan nominal relatif kecil dan frekuensi transaksi dengan intensitas yang tinggi. Salah satu contoh penggunaannya adalah pembayaran mp3 yang di-download dari mp3server. Biasanya intensitas transaksi mp3 ini dilakukan berulang kali, sehingga pembayaran untuk setiap kali download dengan menggunakan kartu kredit atau kartu debit menjadi tidak efisien dan membutuhkan biaya yang tinggi.

·         E-cash
Uang elektronik (atau E-Cash) adalah uang yang digunakan dalam transaksi Internet dengan cara elektronik. Biasanya, transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan komputer . Electronic Funds Transfer (EFT) adalah sebuah contoh uang elektronik.
Uang elektronik memiliki nilai tersimpan (stored-value) atau prabayar (prepaid) dimana sejumlah nilai uang disimpan dalam suatu media elektronis yang dimiliki seseorang. Nilai uang dalam e-money akan berkurang pada saat konsumen menggunakannya untuk pembayaran. E-money dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pembayaran (multi purpose) dan berbeda dengan instrumen single purpose seperti kartu telepon.

Sebagai instrumen pembayaran, uang elektronik memiliki kriteria sebagai berikut:
1.     Diterbitkan atas dasar nilai uang yang disetor terlebih dahulu oleh pemegang kepada penerbit;
2.     Nilai uang disimpan secara elektronik dalam suatu media seperti server atau chip;
3.     Digunakan sebagai alat pembayaran kepada pedagang yang bukan merupakan penerbit uang elektronik tersebut; dan
4.     Nilai uang elektronik yang disetor oleh pemegang dan dikelola oleh penerbit bukan merupakan simpanan sebagaimana dimaksud dalam undang-undang yang mengatur mengenai perbankan.

Kebanyakan uang di dunia sekarang ini adalah elektronik, dan uang tunai mulai semakin berkurang penggunaannya. Dengan perkenalan internet, bank online, kartu debit, dan pembayaran online, dan bisnis internet, uang kertas menjadi sebuah barang masa lalu.
Bank-bank sekarang menawarkan jasa di mana "customer" dapat mentransfer dana, saham yang dibeli, menyumbang ke rencana pensiun mereka (seperti RRSP Kanada) dan menawarkan berbagai variasi jasa lainnya tanpa harus menggunakan uang tunai atau cek. Pelanggan tidak harus menunggu barisan, dan ini menciptakan linkungan yang bebas-repot.
Kartu debit dan pembayaran online membuat transfer dana secara langsung dari seorang individu ke account bisnis, tanpa uang kertas. Ini memberikan kepraktisan yang besar bagi banyak orang dan juga bisnis.
Penggunaan uang elektronik sebagai alat pembayaran dapat memberikan manfaat sebagai berikut:
1.   Memberikan kemudahan dan kecepatan dalam melakukan transaksi transaksi pembayaran tanpa perlu membawa uang tunai.
2.   Tidak lagi menerima uang kembalian dalam bentuk barang (seperti permen) akibat padagang tidak mempunyai uang kembalian bernilai kecil (receh).
3.  Sangat applicable untuk transaksi massal yang nilainya kecil namun frekuensinya tinggi, seperti: transportasi, parkir, tol, fast food, dll.

·         Smart Card Systems
Kartu pintar atau biasa disebut smart card adalah sebuah kartu yang telah dipendam sirkuit terpadu. Meskipun banyak kegunaannnya, namun ada dua pembagian dasar dari kartu ini, yaitu kartu memori dan kartu dengan mikroprosesor.
Contoh kegunaan kartu ini yang paling banyak adalah untuk sistem pembayaran elektronik dan dalam kartu SIM.
Sejarah dari Kartu pintar ditemukan dan dipatenkan pada tahun 1970an. Ada beberapa perselisihan tentang siapa "penemu" asli kartu ini termasuk Jürgen Dethloff dari Jerman, Arimura dari Jepang, dan Roland Moreno dari Perancis. Penggunaan massal pertama kali dari kartu ini adalah untuk pembayaran telepon di Perancis pada tahun 1983.
Kartu pintar sentuh memiliki chip keemasan dengan diameter sekitar setengah inci. Pada saat dimasukan ke alat pembaca kartu, chip berhubungan dengan penghubung elektronik yang dapat membaca informasi dari chip dan menuliskannya kembali.
Standar ISO/IEC 7816 dan ISO/IEC 7810 mendefinisikan:
§  Bentuk fisik
§  Posisi dan bentuk penghubung elektronik
§  Sifat kelistrikan, Protokol Komunikasi
§  format perintah yang dikirimkan ke kartu dan tanggapan balik dari kartu
§  ketahanan kartu
§  fungsi
Kartu ini tidak memiliki baterai; energi disediakan oleh pembaca kartu.
Kartu pintar non sentuh
Sisi depan kartu standar untuk penumpang dewasa.
Kartu ini berkomunikasi dengan pembaca kartu dengan cara teknologi induksi RFID(dengan kecepatan pertukaran data dari 106 sampai 848 kbit/detik). Kartu ini hanya perlu didekatkan dengan pembaca kartu untuk menyelesaikan transaksi. Kartu ini banyak digunakan untuk sistem transportasi masal yang membutuhkan proses yang cepat atau tanpa menggunakan tangan.
Standar untuk kartu ini adalah ISO/IEC 14443. Standar ini mendefinisikan dua tipe kartu non-sentuh yang dapat berkomunikasi sampai jarak 10 cm. Standar lainnya adalah ISO 15693 yang mengijinkan komunikasi sampai jarak 50 cm.
Kartu non-sentuh yang digunakan luas berada di Hong Kong dengan kartu Octopus dan di Paris dengan Kartu Calypso/Navigo, yang ada sebelum ISO/IEC 14443.
Berikut adalah tabel penggunaan kartu pintar non-sentuh.


Karakteristik Sistem Pembayaran
•    Anonymity : Apakah pihak ketiga dapat melacak siapa yang terlibat dalam transaksi pembayaran
•   Security : Keamanan transaksi
•   Overhead cost : Biaya/ongkos tambahan
•    Transferability : Apakah pembayaran dapat dilakukan tanpa perantara pihak ketiga misal bank
•  Divisibility : Apakah pembayaran dapat dipecah menjadi lebih kecil dimana totalnya sama dengan pembayaran aslinya.
•     Acceptabiity : Apakah pembayaran dapat diterima secara global


Sistem Pembayaran Online
1. Pembayaran dua pihak tanpa perantara
            transaksi langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasionalnya
2. Pembayaran dengan perantara pihak ketiga
            proses pembayaran menyangkut debit, kredit maupun check.
—  Sistem pihak ketiga (3rd party system)
Pihak ketiga berfungsi sebagai agen antara pedagang / penjual & konsumen / pembeli, Tugasnya memeriksa kartu kredit konsumen (menolak atau menyetujui transaksi) lalu  mengeluarkan dana untuk pembayaran kepada pedagang.
—  Sistem sertifikat
Melibatkan sertifikat digital sebagai media yang akan menampilkan kartu kreditnya. SET (secure electronic transaction), SSL(secure socket layer).
—  Sistem uang neto (net money)
Konsumen merubah mata uangnya ke dalam bentuk mata uang cyber. 

Contoh Perusahaan yang menyediakan metode pembayaran elektronik yang sumbernya dari http://www.biznetnetworks.com:
Biznet Networks, mereka menawarkan pembayaran secara elektronik kepada pelanggan, agar pelanggan dapat memperoleh kemudahan dalam melakukan transaksi pembayaran dan pembelian voucher isi ulang secara lebih efisien. Beberapa pelayanannya seperti:
·         BIZNET ONLINE STORE
Anda dapat melakukan pembelian voucher secara online melalui website https://store.biznetnetworks.com dengan menggunakan kartu kredit bank apa saja bertanda Visa atau MasterCard.
·         BIZNET VIRTUAL ACCOUNT PERMATA
Kami memberikan 16 digit nomor Virtual Account kepada setiap pelanggan. Nomor Virtual Account Anda dapat dilihat pada Proforma Invoice atau Biznet Card.Transaksi pembayaran dapat dilakukan dari bank apa saja.
·         BIZNET ONLINE PAYMENT via klik BCA
- Login melalui website Biznet Networks yaitu http://support.biznetnetworks.com dengan user login adalah Customer ID Anda dan password sesuai dengan yang kami berikan kepada Anda.
- Login melalui website klik BCA yaitu http://www.klikbca.com dengan user ID dan password klik BCA Anda.

Adapun kemudahan-kemudahan yang Anda dapatkan dengan menggunakan metode pembayaran elektronik:
·         Anda tidak perlu lagi mengirimkan bukti pembayaran melalui Fax dan Email ke BIZNET
·         Anda tidak perlu lagi menunggu voucher dari BIZNET
·         Anda tidak perlu lagi melakukan Top Up secara manual
·         Anda tidak perlu lagi melakukan Renewal layanan untuk memperpanjang masa aktif